ikuti kami

Archive for Juni 2017


Kali ini kita akan membahas beberapa fakta yang ada di jepang, fakta yang cukup mempengaruhi hubungan jepang dengan negara-negara lain, salah satu fakta yang menarik di bahas adalah hubungan ketenaga kerjaan, negara maju seperti jepang ini masih begitu membutuhkan tenaga kerja dari negara lain hal ini dikarenakan masih rendah nya angka kelahiran di jepang menyebabkan kurang nya generasi muda penerus yang akan menjadi calon pekerja nanti nya.




















Hal lain nya adalah dampak dari rendah nya angka kelahiran yang ada di jepang menyebabkan 
jenjang usia yang cukup jauh pada penduduk jepang, rata-rata usia penduduk jepang sekitar umur 60-80 tahun dengan perbandingan anak muda penerus yang lebih sedikit di bandingkan para usia lanjut, tentu saja hal ini mempengaruhi produktifitas dalam pekerjaan mereka

Orang-orang jepang cenderung lebih memilih untuk tidak menikah kebanyakan hanya tinggal bersama di suatu rumah tanpa status pernikahan, hal ini bukan tanpa alasan banyak sekali pertimbangan yang dilakukan oleh orang jepang sebelum melakukan pernikahan diantaranya adalah mahalnya harga rumah karna di jepang memiliki regulasi yang cukup rumit untuk urusan mendirikan banguna dari nol atau dari tanah kosong, makanya di jepang setiap keluarga secara turun menurun akan menempati satu rumah saja.

Kemudian mahalnya biaya hidup di kota besar di jepang, walaupun pemerintah jepang telah memberikan subsidi untuk setiap keluarga yang memiliki anak, subsidi ini sendiri di alokasikan untuk biaya sekolah anak, kesehatan, dan bahkan kehidupan sehari-hari, ada faktor lain yang membuat masyarakat jepang tidak melakukan pernikahan dan memiliki anak, walaupun pemerintah sudah memberikan subsidi untuk setiap keluarga masalahnya adalah untuk setiap keluarga yang memiliki anak salah satu dari pasangan harus merelakan karir nya yang di rintis sejak dulu dan berhenti untuk mengurus anak dalam kasus ini wanita lah yang harus mengorbankan karir mereka untuk mengurus keluarga.

Pemerintah jepang menyarankan warga nya untuk menikah dan memiliki anak dikarenakan semakin di butuhkan nya generasi penerus untuk menggerakan roda perekonomian di bidang industri, pemerintah jepang kesulitan untuk membuat warga nya mengikuti program pemerintah dalam meningkatkan angka kelahiran

Oleh karna nya pemerintah jepang menginginkan tenaga kerja dari luar yang berkualitas dengan SDM yang sangat baik, dan saat ini jepang sudah memiliki kerja sama dengan berbagai negara di dunia termasuk indonesia untuk ketenaga kerjaan, pemerintah jepang ingin tenaga kerja dari luar memiliki kualitas dan dapat bersaing, sekarang ini banyak sekali lembaga pelatihan untuk tenaga kerja ke jepang.

Saat ini banyak sekali lembaga swasta atau pun dari pemerintahan yang menyalurkan tenaga kerja Indonesia ke jepang, dengan tingkat seleksi yang berbeda tentunya, biasanya tingkatan seleksi di tentukan oleh standar lembaga itu sendiri, tes yang paling umum biasanya seperti tes fisik, matematika dasar, kesemaptaan tubuh dan bahasa jepang dasar.
Jadi bagi kalian yang sangat tertarik untuk berkarir di jepang sebagai kenshuusei pemagang atau pun tenaga ahli peluang kalian masih terbuka luas... ganbare yo!! 



semoga bermanfaat terimakasih :) 






Jepang masih banyak membutuhkan tenaga kerja dari negara lain, dikarena kan angka kelahiran yang lambat, ini alasan nya!!

Posted by : Unknown
Minggu, 11 Juni 2017
0 Comments

- Copyright © IJAPANES - less of money - Made by lazy boy 柳津家 - Edited by RYUTSUUKE -